Warning: Creating default object from empty value in /home/kuning/public_html/tabloid/wp-content/themes/canvas/functions/admin-hooks.php on line 160

Aksi Heroik 5 Tentara ‘FURY’

fury 1Akhir Perang Dunia II nampaknya menjadi latar belakang dalam film layar lebar ‘FURY’ yang disutradarai oleh David Ayer.  Tepatnya, April 1945, saat tentara Amerika berperang di tanah Jerman, muncullah satu team yang dijuluki dengan ‘FURY’ yang dipimpin oleh sersan Collier yang diperankan oleh Brad Pitt dengan 3 tentara pemberani lainnya yang bernama  Grady, Gordo dan Boyd yang selalu berperang dengan tank kesayangan mereka.

Dan ketika tentara Amerika kalah jumlah, para tentara Amerika yang tadinya bertugas dibelakang meja, mau tidak mau harus ikut berperang melawan batalyon SS Jerman sebagai musuh terbesarnya saat itu.  Salah satunya Norman, tentara yang berprofesi sebagai juru ketik dengan 60 kata per menit ini akhirnya harus belajar mengokang senjata dan berada langsung  dibawah komando sersan Collier yang terkenal akan ketegasannya.

Tugas pertama Norman saat itu menjadi pengawas jalan dari sebuah tank. Jika melihat ada gerakan yang mencurigakan, Norman diwajibkan membinasakannya. Sayangnya, di medan pertempuran ini, Norman masih memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi dengan mengabaikan tentara Jerman yang masih berusia belia. Kelalaiannya ini mengakibatkan tewasnya beberapa tentara Amerika. Norman pun mendapat pengalaman berharga.

Dari peristiwa ini, Norman mulai mengenali karakter musuhnya, terutama batalyon SS yang terkenal sangat kejam. Untuk membentuk karakter yang berani, Grady, Gordo dan Boyd mulai mendidik Norman dengan caranya masing-masing. Hingga di pertempuran berikutnya, para tentara Amerika pimpinan Wardaddy bisa menaklukan anti tank yang dimiliki Jerman. Meskipun demikian, pasukan Amerika ini harus rela kehilangan 3 tank beserta puluhan tentaranya.

Tersisa 1 tank, FURY harus menyelesaikan tugas yang diberikan komandan. Sayangnya, sampai di sebuah persimpangan, FURY terkena ranjau darat dan mengakibatkan hancurnya roda-roda tank yang ada. Di saat perbaikan, Norman yang mendapat tugas mengawasi di ujung bukit mendengar nyanyian ribuan pasukan batalyon SS yang menuju kearahnya. Merasa kalah jumlah, mereka sempat berniat untuk bersembunyi atau pun melarikan diri.

Namun, semua ini dipatahkan oleh Sersan Collier yang terkenal pantang untuk kabur ataupun menyerahkan diri. Dengan 5 tentara ‘FURY’ ini akhirnya mereka bersepakat untuk melawannya. Setelah menghujani tentara SS dengan senjata yang ada, mereka mulai kehabisan tenaga dan amunisi. Satu per satu tewas, hingga Norman lah yang akhirnya selamat. (indra)

 

Consider the system of $m$ linear equations with $n$ unknowns written in the next form $$ left begin split a 11 x visit blog 1+a 12 x 2+ +a 1n x n b 1 a 21 x 1+a 22 x 2+ +a 2n x n b 2 & & a m1 x 1+a m2 x 2+ +a mn x n b m end split right