Warning: Creating default object from empty value in /home/kuning/public_html/tabloid/wp-content/themes/canvas/functions/admin-hooks.php on line 160

Kisah Persahabatan Beruang ‘Paddington’ dan Manusia

Pad 1Penjelajahan yang dilakukan oleh Montgomery  Clyde selaku anggota Serikat Ahli Ilmu Bumi di pedalaman Peru  nampaknya membuahkan hasil. Ia mendapati sepasang beruang bernama Pastuzo dan Lucy yang hidup damai dan berperilaku seperti manusia. Namun, persahabatan mereka harus berakhir dikarenakan habitat yang berbeda. Sebagai cinderamata, Clyde memberikan topi beludru identitas para ahli ilmu bumi.

Dibawah arahan sutradara sekaligus penulis scenario Paul King, film Paddington menyuguhkan cerita menarik yang menonjolkan rasa kepedulian dan pesan persahabatan antara manusia dan hewan. Dan aksi saling menyayangi dan saling berbagi juga diperlihatkan dalam scene film ini.

Kisahnya bermula saat Pastuzo dan Lucy yang hidup di rumah pohon di pedalaman hutan Peru sedang merasakan kebahagiaan karena mendapat kabar dari beruang kecil tentang kebun jeruknya yang bisa dijadikan selai jeruk sebagai makanan favorit sudah memasuki masa panen.  Sayangnya, bencana gempa bumi meluluhlantahkan semuanya, termasuk menghilangkan nyawa Pastuzo. Akhirnya, sementara Lucy tinggal di panti jompo,  beruang kecil diharuskan berpetualang mencari Sang Penjelajah ke Kota London hanya dengan berbekal kalung dan topi beludru sebagai identitas.

Setelah mengarungi lautan dan menghabiskan berbotol-botol selai jeruk, tibalah beruang kecil dipelabuhan yang akhirnya terbawa dalam paket surat ke sebuah stasiun di kota London. Saat berada dalam keterasingan dan bingung mau kemana, muncullah keluarga Henry Brown yang akhirnya mau membantu beruang kecil ini mencari alamat yang dituju. Di stasiun inilah nama Paddington diberikan ke beruang kecil bertopi penjelajah.

Sebagai seorang analis resiko, Mr. Brown sudah mengakumulasi berbagai kerusakan rumah yang akan ditimbulkan selama Paddington berada dalam satu atap. Meskipun mengalami berbagai masalah, akhirnya  Mr. Brown yang pada awalnya memang tidak setuju dengan kehadiran Paddington, justru kini malah menolongnya.

Titik terang pencarian ditandai saat alamat rumah si penjelajah sudah diketahui. Sayangnya, Montgomery Clyde selaku anggota Serikat Ahli Ilmu Bumi telah meninggal dunia. Tinggallah puteri tercinta Clyde yang ternyata memiliki keinginan untuk mengawetkan beragam hewan langka untuk diletakkan dalam museum sejarah alam. Hal inilah yang akan dialami Paddington jika tidak segera diselamatkan. Dan berkat kerjasama Mr. Brown berserta keluarga tercinta, Paddington berhasil menghukum Clyde. (indra)

Other novel varieties of arts http://justbuyessay.com/ buy essay taught include acrobatics, comedy, and magic, juggling, and marching arts