Warning: Creating default object from empty value in /home/kuning/public_html/tabloid/wp-content/themes/canvas/functions/admin-hooks.php on line 160

Konsultasi ‘Gigi Susu Goyang’

drg suzanty arianyTanya :

Dear dokter,

Saya ibu dari satu putra yang kini berusia 5 tahun. Lima bulan lalu anak saya ini mengeluhkan gigi bagian bawah tengahnya goyang. Saya bawa dia ke dokter gigi, dan langsung dicabut. Bulan berikutnya, gigi disebelahnya juga ikut-ikutan goyang, saya bawalah lagi ke dokter gigi yang sama. Yang jadi pertanyaan saya, apakah setiap gigi susu yang goyang harus segera dicabut? Sebenarnya saya khawatir dengan pertumbuhan gigi baru yang bersebelahan ini akan menjadi saling tumpuk, karena saya lihat kedua gigi yang tumbuh itu jadi agak miring. Bagaimana cara agar gigi anak saya tumbuh tetap rapi? Kemudian, bagaimana cara menjaga gigi anak saya supaya tidak mudah keropos, karena berdasarkan pengalaman, keluarga saya mempunyai riwayat yang kurang bagus mengenai kesehatan gigi. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. (Sagita Nugraha, Bintaro)

Jawab : Gigi susu yang goyang tidak selalu harus dicabut, karena secara alamiah harusnya bisa lepas dengan sendirinya. Gigi susu harus dicabut jika goyang dan menganggu anak seperti terasa sakit waktu mengunyah atau jika gigi dewasanya sudah tumbuh tetapi gigi bayinya belum lepas, walaupun tidak goyang harus dicabut karena akan menghalangi pertumbuhan gigi dewasanya. Rapi atau tidaknya gigi dewasa tergantung besar ruangan yang tersedia untuk gigi tersebut. Gigi dewasa, terutama gigi depan biasanya ukurannya lebih besar dari gigi susunya (kurang lebih 1,5 X). Biasanya gigi anak akan terlihat mulai jarang atau renggang mulai pada usia sekitar 4 tahun, jika gigi anak tetap rapat dan rapi sampai tiba waktunya gigi mulai tanggal, dapat dipastikan gigi dewasanya akan berantakan karena tidak cukup ruangan untuk gigi-gigi dewasanya tumbuh berjajar rapi. Rapi atau tidaknya susunan gigi anak dipengaruhi beberapa hal, faktor keturunan memegang peranan penting. Selain itu bagaimana pola makan dan pengunyahan anak. anak yang banyak makan lunak dan malas mengunyah pertumbuhan tulang rahangnya akan kurang baik dengan anak yang banyak mengunyah dan banyak makan makanan yang keras atau berserat. Semakin banyak mengunyah, otot-otot pengunyahan banyak bekerja, maka pertumbuhan rahang akan lebih baik.

Untuk mencegah gigi tidak mudah keropos atau berlubang pada intinya dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut anak. Yang harus diingat karena anak-anak belum mampu untuk menjaga kebersihan gigi dan mulutnya sendiri, maka hal ini merupakan tanggung jawab orang tua. kemampuan motorik anak untuk dapat sikat gigi dengan bersih adalah setealh berusia 10 th. lubang pada gigi terjadi karena adanya sisa makanan, terutama yang manis dan lengket (karbohidrat olahan, termasuk susu) yang menempel pada gigi dalam jangka waktu tertentu akan difermentasi oleh bakteri di dalam mulut ( Streptococcus mutans) menjadi asam. Asam ini membuat email gigi larut,biasanya ditandai dengan bercak-bercak putih (white spot) pada gigi, jika hal ini berlanjut akan terjadi lubang pada gigi. Jadi untuk mencegah gigi berlubang, selain menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan sikat gigi teratur, paling tidak 2X sehari setelah sarapan dan sebelum tidur ( lebih sering lebih baik), juga mengatur jenis makanan anak dan waktu makan anak. Kontrol rutin ke dokter gigi tiap 6 bln sekali untuk evaluasi tumbuh kembang dan deteksi dini jika ada kelainan pada gigi dan mulut.

Salam,
Drg. Suzanty Ariany Sp.KGA

Apple offers 150 student scholarships to wwdc 2013 if you feed a reoccurring dream to become ios developer, there’s no better place cell phone tracker app trackingapps.org/ to be than the wwdc