Warning: Creating default object from empty value in /home/kuning/public_html/tabloid/wp-content/themes/canvas/functions/admin-hooks.php on line 160

Memperkecil Gangguan Hiperemesis dan Nyeri Punggung Saat Hamil

pregnancySetiap pasangan tentu mengharapkan kehadiran momongan sebagai pelengkap kebahagiaan keluarga kecil mereka. Maka ketika sang istri dinyatakan positif hamil, kebahagiaan pasti akan terpancar. Gejala awal kehamilan biasanya disertai dengan rasa mual dan muntah akibat reaksi tubuh yang belum terbiasa dengan kehadiran janin di rahimnya. Reaksi ini terkadang disertai dengan rasa malas makan. Bahkan ada beberapa wanita yang sampai pingsan di fase ini. Selain itu, ibu juga merasa lebih mudah lelah dan mengalami nyeri pinggang dan punggung sejak trimester pertama kehamilan.

Seperti dijelaskan dr. Novan Satya Pamungkas, SpOG, saat talkshow yang digelar di Brawijaya Women and Children Hospital, rasa mual dan muntah memang kerap terjadi saat awal kehamilan. Hingga kini penyebab pasti mual dan muntah belum diketahui, tetapi kemungkinan besar berkaitan dengan perubahan hormon, motilitas lambung, serta faktor psikologi. Normalnya gejala yang disebut morning sickness ini terasa ketika pagi hingga siang hari. Tapi ada beberapa kasus wanita mengalami mual dan muntah berlebihan yang berlangsung sepanjang hari. Gejala ini disebut hiperemis gravidarum, yang menyebabkan dehidrasi, ketidak seimbangan elektrolit, dan turunnya berat badan.

Dr. Novan juga menjelaskan beberapa cara mengatasi hiperemis gravidarum, yaitu dengan:

  • Makan dengan porsi kecil namun sering
  • Hindari makan makanan berminyak, pedas, atau asam
  • Usahakan menggosok gigi setelah makan
  • Hindari merebahkan badan setelah makan karena akan memperlambat gerak usus
  • Hindari hal-hal yang memicu rasa mual
  • Hindari kebisingan, gerakan visual, serta olah raga berlebih

Pada kesempatan yang sama, dr. Adrian W. Tarigan, SpOT menjelaskan tentang gangguan nyeri pinggang yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah meningkatnya berat badan ibu, perubahan komposisi hormonal tubuh, perubahan postur tubuh, peregangan otot, serta stress emosional yang dapat memperparah nyeri pinggang. Untuk mengatasinya, dr. Adrian menyarankan agar ibu dapat melakukan olahraga teratur yang tentunya aman seperti jalan santai, berenang, atau prenatal yoga. Selain itu sebaiknya atur posisi postur tubuh yang baik dengan mengurangi beban berat pada tulang punggung. Sebaiknya jangan menggunakan alas kaki yang terlalu tinggi atau terlalu flat, gunakan alas kaki yang memiliki sol rendah. Ketika tidur sebaiknya dengan posisi miring.Dan untuk membantu mengurangi ketegangan otot di sekitar punggung, pinggang, dan tungkai belakang, lakukan prenatal massage.

Hamil merupakan pengalaman luar biasa bagi seorang ibu, maka dari itu sebaiknya nikmati setiap moment-nya dengan sebaik mungkin. Meskipun dihinggapi berbagai keluhan saat menopang si kecil di dalam rahim, perasaan ketika hamil tidak dapat digambarkan dengan kata-kata. So, jaga kehamilan Anda dan nikmati setiap perkembangan janin Anda.

So students should choose their act test dates with this in academic essay writing service increased info mind