Warning: Creating default object from empty value in /home/kuning/public_html/tabloid/wp-content/themes/canvas/functions/admin-hooks.php on line 160

Ricky Pramudita: Niat Memajukan Edukasi Anak Si Jago Gambar

IMG_2868Anak-anak memang memang kerap menjadi sumber inspirasi untuk berkarya. Sebagai personifikasi tunas kehidupan, anak-anak adalah simbol harapan dan kebahagiaan di masa depan. Berbekal kecintaannya pada anak-anak dan juga kegemarannya menggambar serta cita-citanya besarnya memajukan pendidikan anak, jadi motor penggerak Ricky Pramudita mendirian Okapi digitalart, kursus menggambar digital bersama beberapa temannya di kawasan Gading Serpong, Tangerang.

Lahir di Surabaya 28 Agustus 1984, Ricky tak lama tinggal di kota Pahlawan, karena ia dan keluarga akhirnya boyongan ke Serpong, Tangerang Selatan. “Boleh dibilang saya cuma numpang lahir sebentar di Surabaya. Saya kecil dan besar di Serpong,” jelas pria ramah berka camata tersebut. Gemar menggambar dan juga mahir menjadikannya memilih jurusan arsitektur kala memutuskan berkuliah.

“Meski nggak terlalu nyambung, tapi di sana (arsitektur) kemampuan menggambar saya sangat berguna,” ujar Ricky. Dan rupanya di masa perkuliahan itu ia menemukan hal yang sangat menarik baginya, yakni menjadi freelancer desain grafis.Keasyikannya itulah yang membuat kuliahnya molor, hampir lima tahun. Menyelesaikan studi di tahun 2007, ia punpernah coba mengerjakan berbagai proyek desain arsitektur namun tidak berlangsung lama. Ia pun kembali menjadi tenaga bebas desain hingga ia berjumpa beberapa rekannya di Gereja. Sebagai umat Kristiani, Ricky aktif dalam kegiatan gereja, di sanalah ia bertemu  ketiga rekannya yang lain sepakat dan akhirnya mendirikan Okapi di tahun 2011.

“Saya punya hobi dan basic menggambar, serta punya pengalaman mengajar anak-anak di sekolah minggu. Dari sana tercetus ide untuk mendirikan kurus menggambar buat anak-anak. Rupanya teman-teman saya punya pikiran sama, ingin memajukan edukasi anak-anak,” ujar Ricky bersemangat. Meski sudah tercetus akan ide mendirikan kursus lukis yang mengakomodir anak, mereka berempat ingin membuat kursus yang unik. Maka mereka menyasar pada kursus menggambar namun menggunakan media digital yang lebih fresh dan sesuai dengan kebutuhan zaman.

Lalu mereka mulai mendevelop kurikulum Okapi, dan Ricky-lah orang yang bertanggung jawab membangun itu. “Awalnya memang sulit, karena kita memang yang pertama dan belum ada role modelnya. Namun setelah saling memeberi masukan maka terbentuklah materi dasar ajar sebagaimana sekarang,” kisah Ricky, yang juga mengaku masih terus mengembangkan kurikulum Okapi hingga saat ini.

Setelah membuka Okapi pertama kali pada Agustus 2011, Rickybersyukur masyarakat banyak menerima lembaga pendidikan yang didirikannya. Ia mengisahkan sejauh ini ketika menjelaskan produk ajarannya pada para orangtua, umumnya mereka tertarik dan antusias mengajak anaknya untuk mencoba.Penghobi futsal tersebut melanjutkan keunggulan Okapi yang menjadi satu-satunya lembaga resmi yang mendapat dukungan teknologi Wacom (pemimpin pasar merek produk lukis digital dunia) di Asia Tenggara, juga jadi prestise tersendiri dari Okapi, yang menambah nilai jual kursusnya.

Berawal dari 45 murid, dan kini jumlahnya terus meningkat berlipat.Sampai saat ini Ricky mengkui, dirinya dan Okapi masih terus berupaya mengembangkan dan menyosialisasikan Okapi pada masayarakat. “Tidak cuma membuka stand di Mal dan membagi brosur kita juga aktif mengadakan workshop ke sekolah-sekolah,” ujar bungsu dari dua bersaudara tersebut. Besarnya potensi Okapi dapat dilihat dari dibukanya cabang baru Okapi dalam rentang waktu yang relatif singkat.Kini Okapi digitalart tidak hanya ada di Ruko New Jasmine Blok HA1-49 Gading Serpong, namun juga ada di Jalan Letnan Sutopo Blok RB1-A, BSD City.

Ia bermimpi Okapi terus berkembang dan tidak hanya ada di kawasan Jakarta Raya, khususnya Serpong. “Kita punya keinginan membagikan ilmu yang kita punya kepada Indonesia. bahkan kalau bisa kita kembangkan hingga ke luar Indonesia,” ungkapnya. Namun tak hanya itu Ricky juga memilki harapan pribadi, yakni mengedukasi para orangtua bahwa mengembangkan potensi seni, khususnya menggambar yang menjadi spesialisasinya juga tidak kalah penting.

Oke…, Ricky terus bersemangat, terus berkarya membuat hal-hal baru yang berguna buat nusa dan bangsa. Dan tentu terus maju bersama Okapi digitalart, sukses selalu…!(teks: bayu kusuma yuda/ foto: bayu kusuma yuda dan istimewa)

Mit welcher wahrscheinlichkeit wird https://bachelorschreibenlassen.com man, nachdem man einen stein schon einsetzen durfte, d