Warning: Creating default object from empty value in /home/kuning/public_html/tabloid/wp-content/themes/canvas/functions/admin-hooks.php on line 160

Sekolah Harapan Bangsa: Christmas Charity for Typhoon Haiyan Victims

IMG_7828Berdiri sejak tahun 1995, Sekolah Harapan Bangsa berada di bawah naunganYayasan Pendidikan Harapan Bangsa dengan mengajarkan agama sesuai dengan keyakinan siswa dan siswi sehingga setiap siswa-sisw diharapkan dapat menghormati keragaman etnis dan agama dengan dasa Pancasila. Kerukunan beragama di SHB sangat terasa ketika menyambut hari besar keagamaan, seperti IdulFitri, Imlek, atau Natal.

Dalam rangka menyambut natal 2013, Sekolah Harapan Bangsa menyelenggarakan beragam kegiatan. Salah satu yang menarik adalah kegiatan para siswa dan siswi dari Cambridge International Programme, yaitu menyisihkan uang jajan mereka untuk didonasikan pada korban topan Haiyan di Filipina. Kegiatan tersebut terangkai dalam beberapa kegiatan yang dimulai dari Walkathon, yaitu berupa kegiatan olahraga yang dipadukan dengan kegiatan sosial, dan ‘saving pocket money’ dengan mengumpulkan uang di box yang disediakan di setiap kelas.Dari dua kegiatan tersebut Cambridge International Programme berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp 28.215.000 yang langsung diberikan kepada kedutaan besar Filipina di Menteng pada 11 Desember lalu.

Rangkaian acara tersebu berlanju pada puncak perayaan Natal yang digelar di halaman tengah Cambridge International Programme. Dalam puncak acara tersebut, hadir kepala sekolah beserta guru-guru dan siswa serta siswi dari Cambridge International Programme itu sendiri. Keseruan bertambah karena dalam hari yang sama digelar juga kegiatan mendekorasi kelas.

Bukan hanya Cambridge International Programme yang mengadakan kegiatan natal bersama, Pre-School, Primary, Cambridge, Junior dan Senior High School juga menggelar acara meriah yang juga berkaitan dengancharity. Seperti yang dilakukan anak-anak Primary School yang berbagi suka cita natal dengan anak-anak dari beberapa panti asuhan dari latarbelakang agama yang berbeda-beda.

Wie sich erst viel später herausstellte, war die serbische regierung nicht unmittelbar am anschlag www.best-ghostwriter.com/ beteiligt gewesen