Warning: Creating default object from empty value in /home/kuning/public_html/tabloid/wp-content/themes/canvas/functions/admin-hooks.php on line 160
7-penyakit-mematikan-di dunia

Waspadai 7 Penyakit Mematikan Di Dunia

Tahukah anda bahwa ada beberapa penyakit mematikan di dunia yang sampai sekarang belum ditemukan obat dan sebabnya?

Hampir setiap penyakit di dunia diketahui sebabnya dan oleh sebab itu, obat untuk menanganinya pun juga sudah ditemukan. Namun, ada pula penyakit yang belum diketahui  sebab dan obatnya. Ada juga yang diketahui sebabnya dan belum ditemukan obatnya sampai sekarang. Berikut 7 penyakit yang mematikan di dunia.

AIDS
AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deiciency Syndrome, yakni sekumpulan gejala yang diakibatkan dari penurunan sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh kerusakan imun dari infeksi HIV. Sedangkan HIV ialah Human  Immunodeiciency Virus, yaitu virus yang menyerang sel darah putih (CD4) dan menjadikannya tempat berkembang biak. Sel yang terserang virus tersebut tidak dapat digunakan lagi sehingga sel darah putih dalam tubuh menjadi rendah. Seperti yang kita ketahui bahwa sel darah putih sangat diperlukan untuk sistem kekebalan tubuh. Jika sel darah putih telah diserang maka sistem kekebalan tubuh akan menjadi lemah, dan tubuh pun akan mudah terjangkit penyakit. Akibatnya kita dapat meninggal dunia walaupun hanya karena terjangkit lu ataupun demam. Tubuh yang terinfeksi virus HIV tidak serta merta langsung menderita AIDS, melainkan memerlukan waktu yang cukup lama bahkan bisa hingga bertahun-tahun untuk virus ini  dapat menyebabkan AIDS positif yang mematikan. Sudah hampir 25 tahun sejak penyakit ini ditemukan, belum ada obat yang dapat menyembuhkan penderita AIDS.

Flu Burung
Mungkin penyakit ini sudah tidak asing lagi ditelinga kita, beberapa tahun lalu penyakit ini melanda Indonesia. Flu burung merupakan jenis penyakit yang diakibatkan oleh virus Inluenza A (H5N1). Inluenza A adalah bagian dari jenis virus inluenza tipe A yang biasa diderita oleh burung-burung liar, maka dinamakan lu burung atau avian inluenza. Pada dasarnya virus ini tidak menulari manusia, namun pada tahun 1997, untuk pertama kalinya virus ini menular langsung ke manusia di Hong Kong. Virus tersebut menyebabkan sakit pernafasan terhadap 18 orang dan 6 orang diantaranya meninggal dunia. Sampai dengan tahun 2007, Indonesia melaporkan sekitar 109 kasus lu burung pada manusia dan 88 diantaranya mematikan. Penyebaran penyakit ini berasal air liur, cairan pernafasan, dan kotoran unggas yang telah terinfeksi virus H5N1. Kemudian virus ini menjangkit unggas-unggas yang lemah dan rentan sakit dari kotoran yang telah terkontaminasi. Para ahli meyakini bahwa penularan virus ini ke manusia yakni melalui kontak langsung dengan kotoran unggas yang telah terkontaminasi virus H5N1.

Pica
Pica merupakan penyakit yang sangat aneh, dimana penderitanya memiliki kelainan dengan memakan yang seharusnya tidak dimakan, seperti sabun, kapur, puntung rokok, jarum, kayu, hingga kotoran hewan. Pica baru bisa ditegakan bila kegiatan yang tidak biasa ini telah berjalan selama satu bulan lebih. Penyakit ini biasanya sering terjadi pada anak-anak, namun tidak menutup kemungkinan juga untuk orang dewasa dan ibu hamil. Orang dewasa yang menderita penyakit ini biasanya yang sedang melakukan diet, dan ibu hamil yang mengalami gangguan psikologis. Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti dari penyakit Pica ini, namun ahli-ahli mendiagnosa bahwa penderita Pica mengalami kekurangan zat besi dan anemia, sehingga pola makan menjadi tidak lazim.

Penyakit Autoimun
Penyakit Autoimun adalah kondisi yang terjadi ketika jaringan-jaringan dalam tubuh kita diserang oleh sistem imunnya sendiri. Dimana sistem imun merupakan suatu organisasi kompleks di dalam tubuh yang dirancang untuk mencari dan menghancurkan penyusup tubuh, termasuk penyakit menular. Penderita Autoimun memiliki antibodi yang tidak biasa, beredar dalam tubuh lalu mejadikan jaringan di dalam tubuh yang sehat sebagai targetnya. Penyakit yang termasuk dalam gangguan Autoimun yakni penyakit diabetes tipe 1, anemia pernisiosa, lupus eritematosus sistemik, penyakit hashimoto dan masih banyak lagi. Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti penyakit ini, ahli medis hanya dapat mengurangi gejalanya.

Skizofrenia
Penyakit Skizofrenia merupakan penyakit gangguan jiwa yang mempengaruhi psikosis fungsional serta berupa gangguan mental yang berulang-ulang. Gejalanya yakni ditandai dengan psikotik yang khas oleh kemunduran fungsi sosial, fungsi kerja dan fungsi perawatan diri. Penyakit ini disebabkan oleh faktor neurobiologis, salah satunya ketidakseimbangan pada sel kimia dalam otak. Pada Skizofrenia tipe 1, ditandai dengan timbulnya gejala-gejala positif seperti halusinasi dan delusi, sedangkan Skizofrenia tipe 2 ditandai dengan ditemukannya gejala negatif berupa penarikan diri, apati dan perawatan diri yang buruk.

Penyakit Creutzfeldt-Jakob
Creutzfeldt-Jakob adalah suatu kelainan otak manusia yang ditandai dengan penurunan fungsi mental dan kelainan pergerakan yang terjadi dengan cepat. Biasanya penyakit ini menyerang orang lanjut usia, diatas 50 tahun. Kerusakan jaringan otak ini disebabkan oleh suatu organisme yang menyerupai virus, yang disebut Prion. Banyak yang mengatakan penyakit ini seperti penyakit yang ada pada
hewan, seperti domba (skrep) dan sapi (penyakit sapi gila). Manusia dapat terinfeksi penyakit ini jika memakan jaringan hewan yang telah terkontaminasi oleh Prion. Manusia yang terinfeksi tidak langsung menemukan gejalanya, melainkan butuh bertahun-tahun hingga secara perlahan, kerusakan otak bertambah dan penderita mengalami penurunan kemampuan intelektual. Belum ada yang mengetahui sebab utama penyakit ini, dan belum ada pula cara pencegahannya.

Penyakit Morgellons
Penyakit Morgellons ini merupakan penyakit kulit. Gejalanya mirip dalam ilm iksi dan penderitanya mengeluh akan kulitnya yang dirasa seperti tersengat, ruam atau seperti luka. Penyakit ini hampir sama seperti penyakit kusta, gejala lainnya yakni tumbuh bintik-bintik dan gatal serta serat aneh. Beberapa komunitas medis menyalahkan penyakit ini terkait pada delusi psikotik, tetapi yang lain mengatakan gejala yang sangat nyata. Tak diketahui penyebab utama penyakit ini, apalagi obatnya.

I was excited when I started to read about revolv and their one hub and app to https://phonetrackingapps.com/ control many of the different protocols